ASITA minta Wings Air buka lagi penerbangan Pekanbaru-Jambi-Palembang

ASITA minta Wings Air buka lagi penerbangan Pekanbaru-Jambi-Palembang

ASITA minta Wings Air buka lagi penerbangan Pekanbaru-Jambi-Palembang

wargasipil.com – Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Riau Dede Firmansyah meminta manajemen maskapai Wings Air untuk membuka kembali rute penerbangan Pekanbaru-Jambi-Palembang.

“Kebijakan ini dibutuhkan untuk mendukung efisiensi waktu dan biaya, sebab terbang menggunakan Wings Air dari Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru ke Bandara Sultan Thaha Jambi cuma selama 1 jam 10 menit,” kata Dede, di Pekanbaru, Selasa.

Ia mengatakan itu terkait saat ini pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, seiring dengan masa pemulihan dari pandemi COVID-19, berupaya sekuat tenaga untuk kembali memulihkan kondisi aktivitas bandara dan penerbangan seperti sebelum pandemi terjadi guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Menurut Dede permintaan tersebut perlu diapresiasi oleh manajemen maskapai penerbangan, seperti Wings Air sebab upaya pemulihan ekonomi nasional tidak akan tercapai jika tidak mendapatkan dukungan oleh pemangku kepentingan terkait.

Karena itu, katanya, perlu usaha-usaha untuk memulihkan kondisi bandara ramai kembali seperti kondisi sebelum pandemi COVID-19 terjadi.

“Apalagi saat ini jumlah pesawat masih sangat terbatas untuk melayani masyarakat di seluruh Indonesia dan khususnya Riau terutama dalam aktivitas perjalanan bisnis, ibadah haji dan umrah,” katanya pula.

Ia menjelaskan Wings Air sebelum COVID-19 sudah membuka layanan penerbangan dengan rute yang sama. Setelah dari Bandara SSK II Pekanbaru jika wisatawan terbang dari Bandara Sultan Thaha Jambi menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang cuma memakan waktu perjalanan selama 45 menit saja.

Dia menyayangkan kini justru untuk terbang ke Palembang atau Jambi tidak ada penerbangan langsung, namun harus transit dari Batam atau Jakarta, sehingga berbiaya besar dan memakan waktu lama.

“Ini jelas kurang efisien, padahal pengusaha di Riau juga memiliki usaha mereka di Jambi dan Palembang. Dengan dibuka lagi penerbangan langsung ke sana, maka tentu harga tiket kompetitif ketimbang harus transit ke Jakarta,” kata Dede.

Karena itu, surat permintaan tersebut sudah dikirim ASITA Riau langsung ke Pimpinan Wings Air Pekanbaru dan juga kepada PT Angkasa Pura II Pekanbaru.

“Semoga harapan kita, manajemen Wings Air membuka segera kembali penerbangan rute Pekanbaru ke Jambi dan Palembang,” demikian Dede.