Jenis Asuransi Jiwa Mana yang Cocok untuk Saya? [KUIS]

Jenis Asuransi Jiwa Mana yang Cocok untuk Saya? [KUIS]

Jenis Asuransi Jiwa Mana yang Cocok untuk Saya? [KUIS]

Asuransi jiwa adalah bentuk proteksi atau perlindungan yang menjamin jiwa seseorang. Ada berbagai macam jenis asuransi jiwa yang saat ini bisa didapatkan di Indonesia. 

Tidak semua jenis asuransi jiwa memberikan manfaat perlindungan yang sama. Kebijakan mengenai pemberian manfaat dan uang pertanggungan ditentukan berdasarkan jenisnya serta beberapa faktor lain.

Mempertimbangkan untuk memiliki asuransi jiwa, namun bingung dengan beragam jenis nya yang berbeda-beda?

Lifepal bisa membantu kamu menentukan jenis terbaik sesuai dengan profil, tujuan, dan kebutuhan keuangan yang sesuai denganmu.

Jenis asuransi jiwa di Indonesia

Jenis produk asuransi jiwa yang ada di Indonesia terdiri dari empat jenis, yaitu: term life, whole life, unit link, dan endowment. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

1. Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life)

Asuransi jiwa berjangka adalah produk asuransi jiwa yang memberikan pertanggungan hanya dalam jangka waktu tertentu, misalnya setahun, 5, 10, 20, atau maksimal 30 tahun. Produk ini cocok bagi orang yang mencari proteksi jangka pendek.

Tentunya, ada kelebihan dan kekurangan tersendiri jika menggunakan asuransi jiwa term life. Berikut ini perbandingan kelebihan dan kekurangannya. 

Kelebihan Kekurangan
Premi relatif lebih murah dan bebas menentukan besarannya sesuai kemampuan masing-masing. Premi yang sudah kita setorkan akan hangus pada saat masa asuransi berakhir.
Menawarkan manfaat tambahan seperti santunan cacat tetap, pembebasan premi, pertanggungan medis, penyakit kritis, hingga jaminan pelunasan kredit. Jika ingin memperpanjang masa pertanggungan, kemungkinan premi berikutnya akan lebih mahal karena memperhitungkan usia masuk nasabah tertanggung
Menawarkan UP tinggi dengan premi murah.
Uang pertanggungan bisa mencapai ratusan miliar rupiah yang artinya cukup besar.

2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life)

Asuransi jiwa seumur hidup adalah proteksi asuransi jiwa selama masa hidup nasabah/tertanggung, asalkan tetap membayarkan premi. Biasanya usia yang ditanggung hingga 99 atau 100 tahun.

Tidak seperti asuransi jiwa term life, jenis asuransi jiwa seumur hidup akan terus menjamin tertanggung tanpa ada batas periode yang ditentukan di awal. Berikut kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan Kekurangan
Polis ini akan memberikan perlindungan seumur hidup sampai dengan janji pengembalian premi jika tidak ada klaim. Besaran premi relatif mahal, bisa mencapai dua kali lipat premi term life.
Ada saldo nilai tunai yang bisa dicairkan pada saat masa asuransi habis.
Jika pada waktu tertentu tidak sanggup membayar premi berkala, bisa menggunakan nilai tunai tersebut.
Cocok bagi nasabah yang ingin mempersiapkan masa pensiun bersama pasangan atau punya rencana finansial lainnya.
Uang pertanggungan akan cair saat masa asuransi habis.

3. Asuransi Jiwa Unit Link

Asuransi unit link adalah produk yang menawarkan perlindungan jiwa dengan tambahan manfaat investasi. 

Jadi, sebagian premi yang kita bayarkan akan dipakai untuk membayar premi asuransi dan sisanya diinvestasikan. Perbandingan kelebihan dan kekurangannya ada pada tabel berikut.

Kelebihan Kekurangan
Tak hanya mendapatkan asuransi jiwa, tapi juga manfaat hasil investasi. Ada risiko merugi, dikarenakan saldo investasi yang fluktuatif, sehingga sesekali kita mungkin harus menambah saldo.
Bisa bayar asuransi pakai hasil investasi. Biaya premi tidak terlalu murah, terkadang lebih mahal dibanding asuransi jiwa lainnya, dikarenakan ada manfaat investasi.
Dapat untung tanpa repot mengelola investasi sendiri.
Hasil investasi tidak akan begitu terasa karena banyak dipotong biaya asuransi.

4. Asuransi Jiwa Dwiguna

Endowment atau asuransi jiwa Dwiguna, adalah produk perlindungan jiwa dengan manfaat tambahan berupa tabungan. Sebagian premi yang kita bayar akan ditabung dan sisanya dipakai untuk membayar biaya asuransi.

Kelebihan Kekurangan
Bisa mencairkan uang asuransi sebelum masa asuransi berakhir. Biaya premi relatif lebih mahal yaitu mencapai jutaan rupiah per bulannya dikarenakan sebagian porsi nya akan masuk ke dalam tabungan
Jika masih hidup sampai masa asuransi berakhir, kita tetap mendapat seluruh UP.
Cocok untuk orang yang memiliki tujuan finansial jangka panjang yang bersifat primer, seperti biaya pendidikan anak atau biaya pensiun.

Kuis jenis asuransi jiwa terbaik

Lalu, bagaimana caranya menentukan mana jenis-jenis asuransi jiwa yang cocok untuk kamu? Coba gunakan kuis jenis asuransi jiwa terbaik berikut untuk mendapatkan saran asuransi yang paling tepat untukmu.:

Jika masih bingung dan memiliki lebih banyak pertanyaan, konsultasikan kebutuhan asuransi jiwamu secara gratis, langsung dengan konsultan dari Lifepal dengan mengisi form di halaman asuransi jiwa.

Alasan perlu punya asuransi jiwa

Kebanyakan orang mengira bahwa asuransi jiwa hanya diperlukan bagi yang sudah berusia lanjut atau sudah menjadi orang tua. Padahal, ada keuntungan tersendiri kalau kamu mulai membeli produk asuransi jiwa sejak dini.

Semakin tua usia masuk asuransi, maka semakin tinggi juga premi yang akan dibayarkan. Justru, kalau kamu mendaftar asuransi jiwa saat masih muda, preminya akan lebih terjangkau.

Sebagai informasi lebih jelas, coba simak penjelasan mengenai pentingnya asuransi jiwa di video dari Lifepal berikut ini.

FAQ seputar jenis asuransi jiwa

Artikel ini bersumber dari lifepal.co.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *