Menteri PUPR: Rumah Rusak Total Akibat Gempa Cianjur Akan Dibangun Ulang dengan Teknologi RISHA

wargasipil.comPIKIRAN RAKYAT – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) menyatakan akan membangun ulang rumah baru bagi korban gempa Cianjur yang rumahnya mengalami kerusakan berat, runtuh atau terpaksa di relokasi.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan nantinya rumah baru tersebut akan dibangun dengan standar tahan gempa.

“Kalau dibangun baru harus dengan standar tahan gempa dari Kementerian PUPR . Itu perintah presiden,” kata Menteri Basuki di Jakarta, Rabu.

Dia menjelaskan pemerintah akan menanggung biaya pembangunan bagi rumah korban yang rusak berat, runtuh, atau terpaksa direlokasi.

Sedangkan bagi korban yang rumahnya rusak ringan dan sedang akan mendapatkan kompensasi Rp50 juta yang merupakan stimulan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Jadi SOP-nya begitu, kalau rumahnya cuma retak-retak bisa diperbaiki sendiri itu diberikan stimulan yang merupakan tugasnya BNPB, tapi kalau yang runtuh seperti rumah warga, perkantoran, masjid, kantor Kodim, jembatan, itu merupakan tugasnya Kementerian PUPR untuk memperbaiki,” tutur Basuki.

Nantinya, kata dia, rumah batu korban gempa Cianjur itu akan dibangun dengan teknologi tahan gempa Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA).

Saat ini, Basuki mengatakan sudah memerintahkan Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR untuk melakukan verifikasi terhadap rumah – rumah korban gempa Cianjur .

“Kita punya RISHA, makanya misal ada yang rumah – rumah tahan gempa seperti ini, kita akan pakai. Saya sudah minta Dirjen Perumahan, beliau sudah stok, sudah membuat dulu modul-modul rumahnya, jadi sekarang tinggal angkut, tergantung pada Pemda karena Pemda harus menyiapkan tanahnya, nanti kita lakukan land clearing dan kita bangun,” kata Basuki Hadimuljono, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Untuk diketahui, teknologi tahan gempa pada rumah RISHA adalah perwujudan sebuah rumah dengan desain modular yaitu konsep yang membagi sistem menjadi bagian-bagian kecil (modul) dengan ukuran yang efisien agar dapat dirakit menjadi sejumlah besar produk yang berbeda-beda.

Desain bangunan rumah dengan sistem modular ini dapat diubah-ubah atau dikembangkan sesuai dengan keinginan atau kebutuhan dari penghuninya. Selain itu pembangunan rumah dengan teknologi RISHA sangat cepat.

Adapun saat ini, menurut data BNPB hingga Selasa 22 November 2022 pukul 17.00 WIB, sudah ada 22.198 unit infrastuktur seperti rumah , rusak total akibat gempa bumi yang melanda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Senin 21 November 2022.

Kerusakan pada ribuan rumah warga tersebut membuat sedikitnya 58.362 orang terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.***