JEPARA, celebrities.id – Jepara, Jawa Tengah dikenal dengan berbagai sejarahnya. Salah satunya adalah tempat kelahiran Ratu Kalinyamat dan RA Kartini sebagai tokoh berpengaruh dan jasa-jasanya hingga kini masih dikenang.

Selain itu, Jepara juga memiliki deretan destinasi wisata menarik. Mulai dari wisata alam hingga sejarah yang dapat mengingatkan Anda kembali kepada masa-masa perjuangan para pahlawan dulu.

Lalu apa saja ya destinasi wisata di Jepara? Berikut ini tujuh di antaranya seperti dilansir dari berbagai sumber, Sabtu (16/7/2022):

Jepara juga memiliki pantai lainnya, yaitu dinamakan Pantai Tirto Samodro. Pantai ini dikenal  sebagai Pantai Bandengan karena lokasinya berada di Desa Bandengan, Kecamatan Jepara.

Uniknya lagi, pantai ini memiliki nama lainnya, yaitu Klein Scheveningen, nama yang diberikan oleh Ny. Ovink Soer, salah satu teman dari RA Kartini. Di mana nama tersebut disematkan seperti salah satu pantai di Belanda yang mirip dengan Pantai Bandengan.

Pantai Tirto Samodro memiliki hamparan pasir putih di sepanjang pantainya. Di tempat satu ini juga kerap diadakan acara, seperti festival layang-layang dan perlombaan motocross. Anda juga jangan sampai melewatkan menyaksikan, indahnya sunset atau matahari terbenam di pantai ini.

Selanjutnya selain Karimun Jawa adalah Pantai Kartini yang merupakan salah satu objek wisata yang terkenal di Jepara. Tak hanya menawarkan pemandangan pantai yang mempesona, di sini juga Anda dapat melihat berbagai macam wahana dan atraksi permainan menarik yang sangat digemari oleh anak-anak.

Di Pantai Kartini biasanya digelar beberapa event, misalnya festival kebudayaan tahunan yang bernama “Lomban”. Acara kebudayaan tersebut dilaksanakan pada tanggal 8 Syawal, seminggu setelah Idul Fitri dan hanya dilangsungkan selama satu hari.

Lokasinya berada di berada di Desa Bulu, Kecamatan Jepara atau sekitar 2,5 kilometer ke arah barat dari kantor Bupati Jepara dan sering dijadikan tempat wisata keluarga.

3.  Air Terjun Banyu Anjlok

Selain pantainya, Jepara juga memiliki beberapa air terjun yang tak kalah cantik. Misalnya Air Terjun Banyu Anjlok, berlokasi di Samosari, Batealit, Kabupaten Jepara.

Air Terjun Banyu Anjlok secara harfiah dapat diartikan sebagai air yang terjun secara bebas. Pemandangannya sangat indah, Anda bisa melihat air terjun dengan airnya yang jernih ditambah nuansa hijau di sekitarnya memberikan dan menambahkan kesan sejuk nan asri.

Namun akses menuju air terjun ini cukup sulit. Anda hanya bisa menggunakan sepeda motor sampai di pemukiman saja, selebihnya dilakukan dengan cara berjalan kaki. Akan tetapi rasa lelah dan medannya yang sulit ini akan terbayarkan, dengan pemandangan sekitar Air Terjun Banyu Anjlok yang indah.

 

Kemudian ada Air Terjun Kalen Wates juga dikenal dengan nama Air Terjun Jabung, terletak di Desa Tanjung, Kecamatan Pakis Aji. Air terjun ini mengalir dari dinding bukit yang tegak dan memiliki suasana yang masih sangat alami.

Seperti kebanyakan air terjun pada umumnya, khususnya di Jepara, tempat ini juga memiliki suasana yang sepi, cocok dijadikan sebagai tempat meditasi atau healing dari segala hiruk pikuk perkotaan.

Bagi Anda atau wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat ini, diharuskan untuk tetap menjaga kebersihan, seperti membuang sampah pada tempatnya, tidak mencorat coret yang akan merusak alam.

Jepara juga memiliki Danau Blingoh sebagai destinasi wisata alamnya yang menarik untuk dikunjungi. berlokasi di Dusun Lembah, Desa Blingoh, Kecamatan Donorojo. Danau ini dikelilingi oleh batuan kapur berwarna putih yang sangat menawan, air danau ini juga jernih dan berwarna hijau toska.

Danau ini tercipta karena penambangan ilegal, sehingga meninggalkan bekas dan terbentuk kubangan, kemudian menjadi menyerupai sebuah danau yang cantik.

Ternyata keindahan Danau Blingoh ini masih tersembunyi, dan belum banyak orang atau wisatawan yang mengetahui keberadaannya.

Tempat bersejarah selanjutnya adalah Benteng Portugis, jadi wisata sejarah andalan di Jepara. Berlokasi di Desa Banyumanis, Kecamatan Donorojo atau letaknya persis di pinggir laut, sehingga pemandangannya semakin menarik dan epik.

Benteng Portugis dibangun di atas bukit batu di pinggir laut dan merupakan lokasi pertahanan yang strategis pada masanya. Sesuai namanya, benteng ini dibangun oleh pihak Portugis sebagai bentuk kerja sama dengan Sultan Agung Mataram untuk melawan pihak VOC.

Namun, benteng ini hanya ditempati beberapa tahun saja oleh bangsa Portugis. Pada masa pendudukan Jepang, benteng ini kembali digunakan sebagai tempat pengintai laut.

7. Museum RA Kartini

Tentu saja Jepara dikenal dengan sejarah RA Kartini, seorang pejuang perempuan yang mengedepankan hak-hak perempuan agar menjadi seorang yang lebih baik dan tidak mudah ditindas.

Sejarah perjuangannya ini diabadikan dan dibuatkan museum yang dinamakan R.A Kartini. Berlokasi di  Jalan Alun-Alun No. 01, Panggang, Kecamatan Jepara. diresmikan oleh Bupati Soedikto pada 21 April 1977. Sesuai namanya, museum ini didedikasikan untuk mengenang sang pahlawan emansipasi wanita asal Jepara tersebut.

Ruangan koleksi di Museum Kartini dibagi menjadi 4 bagian. Di ruangan pertama yang berada di Gedung K, dapat ditemukan benda peninggalan R.A Kartini dan kakaknya—Sosro Kartono. Ruangan kedua yang merupakan kaki dari Gedung K, adalah tempat khusus untuk memajang peninggalan dari Sosro Kartono.

Kemudian di ruangan ketiga, Anda dapat melihat benda-benda bersejarah yang ditemukan di sekitar Kabupaten Jepara dan benda kerajinan lainnya, seperti tenun ikat troso serta berbagai jenis anyaman berbahan dasar bambu dan rotan.

Ruangan keempat yang paling menarik. Di ruangan ini, tersimpan dengan rapi tulang belulang dari Ikan Joko Tua. Konon, ikan ini adalah jenis paus gajah yang ditemukan di perairan sekitar Karimunjawa.

Editor : Hadits Abdillah


Artikel ini bersumber dari www.celebrities.id.